Minggu, 11 Juli 2021

MATERI SEMESTER 1 KELAS 9 DAN SISTEMATIKA PEMBELAJARAN DARING | SMP XAVERIUS 4 BDL

Cuplikan pengantar Klik disini

Langkah-langkah pembelajaran secara daring : (Mohon diperhatikan ya)

1. Setiap pembelajaran agama dilaksanakan, Isilah presensi (absensi) kelas 9 Pendidikan Agama Katolik melalui link presensi 

Maka silahkan link disimpan dan diisi saat akan pembelajaran saja, bukan setiap hari.

2. Catatlah catatan/ materi yang tertera pada blog ini di buku catatan anak-anak.

3. Kerjakan latihan soal jika ada soal yang tertera pada blog ini di buku latihan anak-anak.

4. Jika ada tugas via CR, Hasil catatan dan latihan soal silakan di foto dan di upload ke Google Clasroom masing-masing sesuai kelas.

5. Berikut link classroom, pilih sesuai kelas.

Kelas 9A
6. Jika ada pertanyaan penjelasan materi dan cara mengerjakan soal, maka bisa melalui Google Classroom di kelas masing-masing.


Dibawah ini ulasan materi semester ini.

MATERI SEMESTER 1 KELAS 7 DAN SISTEMATIKA PEMBELAJARAN DARING | SMP XAVERIUS 4 BDL

Cuplikan pengantar klik disini

Langkah-langkah pembelajaran secara daring : (Mohon diperhatikan ya)

1. Setiap pembelajaran agama, silahkan mengisi presensi (absensi) kelas 7 Pendidikan Agama Katolik melalui link presensi
Maka simpanlah link ini dan kalian isi ketika pembelajaran berlangsung.

2. Catatlah catatan/ materi yang tertera pada blog ini di buku catatan anak-anak.

3. Kerjakan latihan soal jika ada soal yang tertera pada blog ini di buku latihan anak-anak.

4. Jika ada tugas, hasil catatan dan latihan soal silakan di foto dan di upload ke Google Clasroom masing-masing sesuai kelas.

5. Berikut link google classroom. Silahkan pilih sesuai kelas masing-masing.

Kelas 7A

Kelas 7B

Kelas 7C

Kelas 7D

Kelas 7E

6. Jika ada pertanyaan penjelasan materi dan cara mengerjakan soal, maka bisa melalui Google Classroom di kelas masing-masing,


Dibawah ini ulasan materi semester ini.

Senin, 26 April 2021

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH TP 2020/2021

Berikut ini saya sampaikan Kisi-kisi ujian sekolah. Soal terdiri dari semua materi di kelas 7,8 dan 9. Kebanyakan materi menggunakan ayat Kitab Suci, maka silahkan kalian sangat mencermati setiap pertanyaannya.
Ini kisi-kisinya. Cara membacanya yaitu ada 3 jenis soal yaitu kolom paling kiri (pengetahuan, aplikasi/aksi dan penalaran) dan 4 jenis materi dalam pembelajaran (Pribadi, Yesus, Gereja dan Masyarakat)
Contohnya : pengetahuan > menyebutkan > menyebutkan peran masyarakat, menyebutkan sifat Yesus, menyebutkan ciri sakramen baptis, menyebutkan cara mengembangkan budaya kehidupan.
Silahkan kalian urutkan saja seperti membaca tabel pada umumnya.
Semangat🙌

Selasa, 06 April 2021

YESUS SANG PENGAMPUN | VII | 2021

Yesus Sang Pengampun



Simak video berikut ini 



A. Yang terjadi pada manusia pada umumnya

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan baik terhadap diri sendiri, terhadap orang lain maupun terhadap Tuhan.

Walaupun demikian, tidak semua orang bila melakukan kesalahan cepat-cepat untuk meminta maaf atas kesalahannya. Demikian pula tidak semua orang yang mau dengan senang hati untuk memaafkan atau memberi pengampunan kepada orang yang bersalah kepadanya, apa lagi jika dirasa bahwa kesalahannya sungguh terlalu berat dan menyakitkan hati.

 

B. Yang Yesus Ajarkan

Yesus menyatakan bahwa dalam mengampuni hendaknya tidak terbatas. Hal ini dinyatakan oleh Yesus bahwa dalam mengampuni “… Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali…” (Matius 18:21-35)

 


C. Faktor sulit memaafkan

 (a) karena keinginan untuk mempertahankan “harga diri” atau wibawa,

(b) karena gengsi, dan

(c) karena sikap egois dan mau menang sendiri.

 

D. Akibat sulit memaafkan

(a) menumbuhkan rasa dendam, yang sesungguhnya dapat merugikan diri sendiri,

(b) orang yang bersalah pada akhirnya menanggung rasa bersalah secara berkepanjangan,

(c) tumbuhnya permusuhan dan kebencian.

 


E. Ada empat tahap Pemberian Maaf menurut Lewis B. Smedes di dalam bukunya yang berjudul Mengampuni & Melupakan (Forgive and Forget):

1) Tahap pertama adalah sakit hati. Ketika seseorang menyebabkan Anda sakit hati begitu mendalam dan secara curang sehingga Anda tidak dapat melupakannya. Anda terdorong ke tahap pertama krisis pemberian maaf.

(2) Tahap kedua adalah membenci. Anda tidak dapat mengenyahkan ingatan tentang seberapa besar Anda sakit hati, dan Anda tidak dapat mengharapkan musuh Anda baik-baik saja. Anda kadang-kadang menginginkan orang yang menyakiti Anda juga menderita seperti Anda.

(3) Tahap ketiga adalah menyembuhkan. Anda diberi sebuah “mata ajaib” untuk melihat orang yang menyakiti hati Anda dengan pandangan baru. Anda disembuhkan, Anda menolak kembali aliran rasa sakit dan Anda bebas kembali.

(4) Tahap keempat adalah berjalan bersama; Anda mengundang orang yang pernah menyakiti hati Anda memasuki kembali dalam kehidupan Anda. Kedatangannya yang tulus membuat Anda berdua akan menikmati hubungan yang dipulihkan kembali.


F. Kesimpulan

Dengan mau mengampuni, ataupun mau meminta maaf, akan dapat menjadikan hati kita tenang, tenteram, damai, jauh dari segala permusuhan dan dendam, bahkan dengan memaafkan atau meminta maaf, hubungan kita dengan sesama dan dengan Tuhan akan tetap terjalin dengan harmonis dan menyenangkan.


Sebagai bukti membaca dan mengikuti materi, silahkan tulis nama dan kelas. Ini menjadi nilai sikap dan keaktifan. 

 

Rabu, 24 Maret 2021

CITA-CITA DEMI MENGGAPAI MASA DEPAN | IX | 2021


A. Pengertian

Pengertian cita-cita adalah keinginan atau kehendak yang selalu ada di dalam pikiran dan menjadikan seseorang berusaha untuk mewujudkannya.


B. Apa gunanya memiliki cita-cita?

1. Cita-cita penting untuk kita miliki, sebab dengan memiliki cita-cita, kita mempunyai harapan dan tujuan dalam hidup kita. Tujuan dan harapan inilah yang memotivasikan kita sehingga kita bersemangat dalam berjuang menggapainnya.

2. Dengan memiliki cita-cita, seseorang semakin mengetahui arah hidupnya.

3. Dengan mengetahui arah hidupnya, maka segala daya upaya yang dilakukan selama proses belajar dan persiapan menggapai masa depan diarahkan untuk menuju pada penggaapaian cita-cita.


C. Apa dasar Kitab Sucinya?

1. Dalam hal ini, Yesus mengajarkan bahwa orang tidak boleh lekas puas dalam keadaanya sekarang namun juga tidak boleh selalu mengeluh dalam hidupnya (bdk. Mat: 16-26)

2. Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus mengatakan bahwa ia "berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus." (Flp 3:14). Surat Paulus memberikan gambaran bahwa manusia memerlukan cita-cita dan berusaha untuk menggapainya. Paulus juga mengigatkan bahwa cita-cita terakhir dari hidup manusia adalah memperoleeh panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.


D. Bagaimana cara menggapainya?

1. Dalam menggapai cita-cita, kita harus melakukannya dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. sehingga segala usaha dan upaya kita berkenan di hadapan Tuhan dan mendapatkan berkat dari-Nya.

2. Untuk menggapai cita-cita, kita membutuhkan proses. Dalam meniti cita-cita tak jarang kita temui hambatan yang sering membelokkan niat atau cita-cita kita. Oleh karena itu, untuk menggapai cita-cita perlu perencanaan yang matang, ketekunan, ketahabahan.


E. Hal yang perlu di pertimbangkan dalam merencanakan masa depan kita:

1. Mengukur kemampuan kita

2. Bersikap Realitas

3. Selalu siap berubah


F. Faktor yang mempegaruhi atas pemilihan cita-cita.

1. Faktor Internal: ketidakcemataan kita saat menentukan  cita-cita, dan adanya perubahan kondisik/fisik

2. Faktor Eksternal: adanya perubahan ekonomi dalam keluarga, adanya perubahan kondisi dunia kerja yang kita cita-citakan, adanya perubahan kondisi sosial politik di masyarakat dan sebagainya.


G. Tahapan dan Hal yang harus dilakukan.

1. Semangat dan strategi yang baik:

2. Mempertahakan motivasi

3. Konsentrsasi dan aktif dalam hidup

4. Pengaturan waktu yang tidak seimbangkan

5. Rajin berlatih. 

Jumat, 12 Maret 2021

KISI-KISI PTS KELAS 7 DAN LUS/PAT KELAS 9 TP. 2020/2021 | SMP XAVERIUS 4 BANDAR LAMPUNG

CARA DOWNLOAD

- KLIK KATA "KLIK DISNI"

- MASUKAN EMAIL ATAU PILIH EMAIL KALIAN 

- FILE PDF TERBUKA

- KLIK TITIK 3 DIKANAN ATAS

- PILIH DOWNLOAD

- FILE PDF TERDOWNLOAD.


KISI-KISI PTS KELAS 7 KLIK DISINI UNTUK MENDOWNLOAD

KISI-KISI LUS/PAT KELAS 9 KLIK DISINI UNTUK MENDOWNLOAD

SEMANGAT!

Jumat, 05 Maret 2021

YESUS BERBELAS KASIH DAN PEDULI PENDERITAAN SESAMA | VII | 2022

 YESUS BERBELAS KASIH DAN PEDULI PENDERITAAN SESAMA


BERBELAS KASIH

Di dalam kehidupan kita saat ini, banyak kita jumpai orang-orang yang tersingkirkan, menderita dan sengsara. Hampir di semua sudut-sudut kota besar, kita jumpai orang-orang yang menderita, yaitu para pengemis, gelandangan, anak-anak kecil yang mengamen, membersihkan kaca mobil, memulung. Orang-orang seperti ini merupakan orang-orang yang perlu mendapatkan perhatian kita.

Kata “belarasa” sebenarnya untuk menggantikan kata “agape” (yang terlalu asing), “kasih” (yang sudah kehilangan arti) dan “cinta” (yang artinya mendua). Secara harafiah, kata belarasa berarti ikut merasakan menderita atau merasa bersama.

Ciri-ciri khas orang kristriani adalah kasih (=belarasa). Salah satu kesulitan untuk melaksanakannya adalah karena belarasa sekaligus berkaitan dengan emosi dan tindakan kehendak. Membiasakan berbela rasa, berbelas kasih perlu dilakukan agar menjadi sebuah keutamaan.

Tindakan Yesus yang menunjukkan sikap berbelas kasih yang lainnya tampak dalam perbuatan: (a) menyelamatkan wanita yang tertangkap basah berzinah (Yohanes 8:2-11). (b) menyembuhkan orang sakit kusta (Matius 8:1-4) (c) menyembuhkan orang buta (Matius 9:27-31) (d) membangkitkan anak tunggal seorang janda (Lukas 7:11-17), dan lain-lain.

Mari kita bernyanyi lagu ALLAH PEDULI 


PEDULI PENDERITAAN SESAMA

Di dalam kehidupan kita sehari-hari, ternyata untuk berbuat baik tidak selalu mudah, sering ada hambatan, entah dari diri sendiri, maupun dari orang lain. Akibatnya, hal ini membuat orang menjadi bersikap tidak peduli atau acuh tak acuh terhadap sekitarnya karena tidak ingin direpotkan dengan berbagai hal termasuk tidak peduli pada sesamanya yang menderita.

Salah satu contoh kepedulian Yesus adalah pada kisah Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat (lihat Lukas 6: 6-11). Kepekaan dan kepedulian Yesus terhadap penderitaan sesama sedemikian besar, karena Ia selalu memandang dan mengasihi mereka semua, orang-orang yang menderita sebagai Anak-anak Allah yang bermartabat luhur. Maka demi menolong dan mengembalikan martabat tersebut, Yesus berani meruntuhkan aturan atau hukum yang mengekang kemanusiaan dan keilahian.

Ciri-ciri orang yang memiliki sifat peduli antara lain: peka terhadap keadaan sesama disekitarnya, mudah dan ringan tangan untuk membantu sesama yang menderita, tidak egois dalam banyak hal, mudah tergerak hatinya untuk menolong orang lain yang membutuhkan bantuan, tidak malu ataupun canggung untuk menolong dan membantu sesama yang menderita.

SILAHKAN MENONTON VIDEO BERIKUT YANG BERISI TENTANG PEDULI PENDERITAAN SESAMA



Bacaan mengenai 2 materi ini yaitu dari Injil Lukas 

1. Lukas 7:11-17 = Yesus membangkitkan anak muda di Nain

2. Lukas 6:6-11 = Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat


Sebagai bukti telah mengikuti pembelajaran, silahkan menuliskan nama dan kelas di kolom komentar!

Selasa, 23 Februari 2021

SIKAP GEREJA KATOLIK TERHADAP AGAMA LAIN DAN PERWUJUDAN KEBERSAMAAN | IX | 2021

 Sikap Gereja Katolik terhadap Agama lain dan Perwujudan Kebersamaan

 

Silahkan dibaca dan dipahami. Sebagai bentuk kehadiran dan ikut pembelajaran silahkan mengisi nama dan kelas di kolom komentar.

A. Pengertian umum

Sikap adalah perbuatan yang didasari oleh keyakian/pendirian.

Hubungan adalah sesuatu hal yang berkaitan atau bersangkutan.

Tindakan adalah langkah atau perbuatan.

 

B. Sikap Gereja Katolik dengan agama lain.

Silahkan menonton video berikut ini Klik disini

1. Sikap Gereja Katolik terhadap Gereja Kristen di dokumen Unitatis Redintegratio art 1 dan 3.

Art 1

Banyak persekutuan kristen membawakan diri sebagai pusaka warisan Yesus Kristus yang sejati bagi umat manusia. Mereka semua mengaku sebagai murid-murid Tuhan, tetapi berbeda-beda pandangan dan menempuh jalan yang berlain-lainan pula, seolah-olah Kristus sendiri terbagi-bagi. Jelaslah perpecahan itu terang-terangan berlawanan dengan kehendak Kristus, dan menjadi batu sandungan bagi dunia, serta merugikan perutusan suci, yakni mewartakan Injil kepada semua makhluk. Maka Gereja Katolik mendukung upaya pemulihan kesatuan antara segenap umat Kristen.

Art 3

Tidak sedikit pula upacara-upacara agama kristen, yang diselenggarakan oleh saudara-saudari yang tercerai dari kita. Upacara-upacara itu dengan pelbagai cara dan menurut bermacam-ragam situasi masing-masing Gereja dan jemaat sudah jelas memang dapat menyalurkan hidup rahmat yang sesungguhnya, dan harus diakui dapat membuka pintu memasuki persekutuan keselamatan.


2. Sikap Gereja KAtolik terhadap 4 agama resmi di Indonesia ada di dokumen Nostra Aetate art 1 dan 2.

Art 1

Gereja mempertimbangkan dengan lebih cermat, manakah hubungannya dengan agama-agama bukan kristiani. Dalam tugasnya mengembangkan kesatuan dan cinta kasih antar manusia, bahkan antar bangsa, gereja disini terutama mempertimbangkan manakah hal-hal yang pada umumnya terdapat pada bangsa manusia, dan yang mendorong semua untuk bersama-sama menghadapi situasi sekarang. Sebab semua bangsa merupakan satu masyarakat, mempunyai satu asal, sebab Allah menghendaki segenap umat manusia mendiami seluruh muka bumi. Semua juga mempunyai satu tujuan terakhir, yakni Allah, yang penyelenggaraan-Nya, bukti-bukti kebaikan-Nya dan rencana penyelamatan-Nya meliputi semua orang.

Art 2

Gereja katolik tidak menolak apapun, yang dalam agama-agama itu serba benar dan suci. Dengan sikap hormat yang tulus Gereja merenungkan cara-cara bertindak dan hidup, kaidah-kaidah serta ajaran-ajaran, yang memang dalam banyak hal berbeda dari apa yang diyakini dan diajarkannya sendiri, Tetapi tidak jarang toh memantulkan sinar kebenaran, yang menerangi semua orang. Namun Gereja tiada hentinya mewartakan dan wajib mewartakan Kristus, yakni jalan, kebenaran dan hidup? (Yoh 14:6); dalam Dia manusia menemukan kepenuhan hidup keagamaan, dalam Dia pula Allah mendamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya. Maka Gereja mendorong para puteranya, supaya dengan bijaksana dan penuh kasih, melalui dialog dan kerja sama dengan para penganut agama-agama lain, sambil memberi kesaksian tentang iman serta perihidup kristiani, mengakui, memelihara dan mengembangkan harta-kekayaan rohani dan moral serta nilai-nilai sosio-budaya, yang terdapat pada mereka.



C. Lalu harus ada kebersamaan diantara semua agama. 1 Kutipan Kitab Suci yang menggambarkannya yaitu dari Injil Matius 8:5-13

Matius 8: 5-13

8:5 Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:

8:6 "Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."

8:7 Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."

8:8 Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.

8:9 Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."

8:10 Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.

8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,

8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

8:13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

 


D. Kesimpulan

Banyak yang kita temui dalam lingkungan kita bahwa ada beberapa pengalaman tentang perbedaan dan keberagaman misalnya:

1. Lingkungan yang beragam agamanya

2. Teman sekolah yang berbeda agamanya.

3. Cinta beda agama.

4. Permasalahan karena agama.

Nah semua hal tersebut bisa diselesaikan jika manusia punya 1 hal yaitu cinta yang humanis. Artinya setiap pribadi perlu mendalami dan memahami bahwa kemanusiaan harus benar-benar dihayati sebagai dasar manusia ada di dunia.

YESUS SANG PENDOA | VII | 2021

 YESUS SANG PENDOA


Baca dan pahami serta sebagai bukti telah mengikuti pembelajaran dan absensi, silahkan menuliskan nama dan kelas di kolom komentar.

PENGERTIAN DOA

·         KGK 2558    … satu hubungan yang hidup dan pribadi dengan Allah yang hidup dan benar. Hubungan ini adalah doa.

·         Yohanes dari Damaskus,“Doa adalah pengangkatan jiwa kepada Tuhan, atau satu permohonan kepada Tuhan demi hal-hal yang baik”

·         Teresia dari Anak Yesus : Bagiku doa adalah ayunan hati, satu pandangan sederhana ke surga, satu seruan syukur dan cinta kasih di tengah percobaan dan di tengah kegembiraan

·         Menurut Kitab Suci

·         KS PL :Manusia berbicara dengan Tuhan, mengakui dosanya, menyembah dan bersyukur kepadaNya

·         KS PB :Dalam doa “Bapa Kami” doa pertama – tama adalah pemuliaan Allah

 

MOTIVASI SESEORANG BERDOA



Apa yang mendorong seseorang untuk berdoa?

Kita berdoa karena kita sangat rindu kepada Allah, dan Allah menciptakan kita untuk Diri-Nya: “Hati kami gelisah sebelum beristriahat di dalam Engkau” (Santo Agustinus).

Kita berdoa karena kita membutuhkan. ibu Teresa berkata: “Karena saya tidak dapat bersandar pada diri sendiri, saya bersandar pada Allah dua puluh empat jam sehari”

 

LIMA JENIS DOA

·         Doa Berkat dan penyembahan

Doa berkat adalah doa permohonan agar berkat Allah mengalir. Kebaikan-Nya, kedekatan-Nya, belas kasih-Nya merupakan berkat. :Semoga Tuhan memberkati Anda” merupakan doa berkat pendek.

·         Doa Syukur

Ucapan syukur merupakan ciri khas doa di dalam Gereja, yang dalam perayaan Ekaristi [= ucapan syukur] menyatakan hakikatnya dan terbentuk menurut apa yang dinyatakan itu. Sesungguhnya melalui karya penyelamatan-Nya, Kristus membebaskan ciptaan dari dosa dan kematian, menahbiskannya secara baru dan mengembalikannya kepada Bapa, demi kemuliaan-Nya. Ucapan terima kasih anggota-anggota tubuh mengambil bagian dalam ucapan terima kasih Kepalanya.

 

·         Doa Pujian

Pujian adalah bentuk doa yang mengakui Allah secara paling langsung. Pujian mengagungkan Allah demi diri-Nya sendiri. Ia memberikan hormat kepada-Nya, bukan hanya karena perbuatan-perbuatan-Nya, melainkan karena Ia ada.

·         Doa Permohonan

Dalam Perjanjian Baru kita temukan pelbagai kata untuk permohonan: memohon, meminta, meminta dengan sangat, menyeru, menjerit, berteriak, malahan juga “bergumul dalam doa“. Tetapi ungkapan yang paling biasa dan paling cocok adalah “memohon”. Dalam doa permohonan terungkap kesadaran akan hubungan kita dengan Allah.

·         Doa Syafaat

Doa syafaat adalah doa permohonan yang membuat doa kita serupa dengan doa Yesus. Ia adalah Perantara satu-satunya pada Bapa untuk semua manusia, terutama untuk orang berdosa .

 

SIKAP DOA



·         Berdiri = dihadirat Allah mengungkapkan hormat dan sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapan

·         Duduk = dihadirat Allah, orang-orang kristen mendengarkan apa yang terjadi di dalam hati; ia menyimpan Sang Sabda dalam hati dan merenungkan

·         Berlutut = seseorang akan membuat dirinya kecil di hadirat Allah. Ia akan mengakui ketergantungannya pada rahmat Allah

·         Meniarapkan diri = atau bersujud, seseorang menyembah Allah

·         Mengatupkan tangan = seseorang mengatasi perhatian yang terpecah dengan menyatukan pikirannya dan mempersatukan dirinya dengan Allah. Merupakan sikap tubuh yang asli dalam doa permohonan

 

ISI DOA

Berisi ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan karena anugerah dan segala kebaikanNya yang telah dilimpahkan kepada kita serta suatu permohonan tertentu kepada Tuhan karena kita memiliki keyakinan bahwa Tuhan yang mahabaik memperhatian kebutuhan umatNya.


BELAJAR DARI KITAB SUCI

Matius 6:5-18

Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, m  sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian : Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni  orang yang bersalah  kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.  (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu. "Dan apabila kamu berpuasa,  janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

 



YANG KITA lAKUKAN SEKARANG

Berani berkorban dan peduli pada penderitaan sesama demi kesehjahteraan banyak orang.

- Terus belajar setia atau taat kepada suara hati.

- Yakin dan percaya bahwa Allah selalu membantu kita.

- Yesus menempatkan doa sebagai upaya untuk membangun kesatuan dengan Allah sebagai BapaNya. Ungkapan syukur, penyerahan diri secara total kepada Allah BapaNya mendasari sikap Yesus dalam berdoa. Sikap itulah yang seharunya menjadi sikap kita dalam berdoa.

- Doa bukan pertama-tama memohon pemenuhan kebutuhan kita, melainkan upaya untuk menemukan kehendak Allah. Dan terus menerus hidup berdasarkan kehendak Allah.

- Melalui doa, kita memperbaharui dan mengembangkan hubungan kita dengan Allah secara terus menerus.


 

Selasa, 12 Januari 2021

PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH | VII | 2021

PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH BAGI PERKEMBANGANKU
Permenungan.
●Apa arti dari keluarga dan Sekolah? Coba Renungkan!
●Apa tujuan berkeluarga dan Sekolah? Coba Renungkan!
●Apa manfaat dari keluarga dan Sekolah? Coba Renungkan!
Silahkan tonton video tentang keluarga berikut ini
Silahkan tonton video tentang sekolah berikut ini
Sumber Dokumen Gerejanya
●Dokumen GE Art. 3 (keluarga) buku cetak hal 67 Art 1&5 (guru/sekolah) buku cetak hal 72
●Dokumen FC Art. 36 (keluarga) buku cetak hal 68

Bagan diatas adalah contoh Peran Keluarga bagi perkembangan anak.

Yang harus kita perbuat adalah sebagai berikut:
●Hormati orang tua dan Guru
●Ambilah nilai dari banyak sisi
●Pintar-pintar mengontrol diri
Maka kesimpulannya
1. Keluarga adalah sekolah pertama dan utama lalu ada sekolah yang semakin membantu
2. Orang tua adalah sosok penting dalam perkembangan anak
3. Hubungan erat dan dekat antara anak dan orang tua menjadi sarana mengembangkan hidup 
4. Bacaan Efesus 6: 1-3 = Anak-anak hendaknya taat kepada orang tua dan menghormati mereka, agar kalian bahagia dan panjang umur di bumi
5. Sebuah keluarga harmonis, mencerminkan kasih Allah yang sejati.
6. Sekolah melaksanakan kegiatan pendidikan.
7. Tujuan pendidikan yaitu membina manusia secara jasmani dan rohani serta aspek sosialnya agar hidupnya terarah.

Sebagai bentuk keikutsertaan dan telah mengikuti pembelajaran, silahkan tulis di kolom komentar nama dan kelas.

Senin, 11 Januari 2021

ALAM BAGIAN HIDUP MANUSIA | IX | 2021

ALAM SEBAGAI BAGIAN HIDUP DARI MANUSIA
Alam semesta bida dikatakan juga  jagat raya  atau bahasa kerennya universe.
Alam juga merupakan bagian hidup umat manusia.

Silahkan tonton video berikut ini 

Ada 2 Bacaan dalam materi ini yaitu dari kitab Kejadian 1:1-25 dan 3:17-19.

Kejadian 1:1-25 (Allah Menciptakan Dunia)
1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
1:3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
1:6 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."
1:7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
1:8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
1:9 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
1:14 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
1:20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala."
1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."
1:23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.
1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kejadian 3:17-19 (Manusia Masuk dalam Dosa)
3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."

Apa yang harus kita perbuat bagi dunia?
1. Menerima dan merawat Dunia yang sudah tertata ini.
2. Manusia harus memahami bahwa dunia adalah bagian dari hidupnya dan sebaliknya.
3. Dosa yang tercipta menjadi tantangan manusia untuk lebih bijak memanfaatkan alam tanpa merusaknya.

NB:Sebagai tanda sudah berpartipasi dan mengikuti pelajaran, silahkan absensi di kolom komentar dengan format nama dan kelas.

Selasa, 05 Januari 2021

Pengenalan Materi Kelas 7 Semester 2

Mohon dicermati materi-materi yang akan kita pelajari di semester 2.
Sistem pembelajaran kurang lebih sama seperti semester 1 yang lalu. Materi dan tugas akan saya usahakan berimbang dan tidak menyulitkan kalian. Namun saya juga butuh bantuan kalian untuk tetap fokus dan mengikuti arahan supaya kalian pun bisa memperoleh ilmu dan memiliki karakter yang baik.
Untuk Materi Peran-peran, karena sudah sedikit kita dalami semester lalu, kita akan mengulangi sedikit agar lebih paham. Terlebih materi peran Gereja dan Masyarakat.
Semangat untuk semester 2 ini.

Populer

SAKRAMEN PERKAWINAN GEREJA KATOLIK | IX | 2021

  A. Pengertian Sakramen -           Tanda keselamatan dari Allah yang kelihatan -           Hubungan Kristus dan Gereja-Nya   B. Pe...